cara-mengelola-emosi

Cara Mengelola Emosi Agar Tidak Merugikan

Marah memang menjadi kondisi wajar sebagai respon akibat adanya ketidakpuasan, frustrasi maupun ketidakadilan.

Namun, menjadi tidak wajar jika cara mengelola emosi sangat buruk hingga berdampak pada kondisi yang lepas kendali. Misalnya berteriak sangat keras, melempar barang sampai melontarkan kata-kata yang menyakiti orang lain.


Bagaimana Cara Mengelola Emosi?


Agar emosi berlebihan tidak berdampak pada diri Anda maupun orang-orang di sekitar, sebaiknya terapkan beberapa cara berikut ini.


Relaksasi
Ketika Anda merasa emosi tidak dapat terbendung, cobalah untuk melakukan relaksasi.

Caranya adalah dengan menarik napas dalam-dalam secara perlahan, lalu aturlah napas Anda. Meskipun teknik ini tampak sederhana, tetapi efektif menjadikan sistem saraf parasimpatik menjadi aktif.

Efeknya mampu meredakan rasa emosi berlebihan, misalnya marah maupun cemas.

Anda juga bisa melakukan yoga secara rutin untuk melatih pengendalian emosi. Sebab, yoga merupakan olahraga yang bisa melatih pernapasan dan membuat tubuh Anda menjadi rileks.

Pilahlah Situasi
Pahamilah hal-hal yang bisa membuat Anda merasa emosi. Sehingga Anda bisa memilih situasi yang tepat untuk menghindari emosi memuncak.

Katakanlah Anda tidak suka saat menunggu seseorang terlalu lama. Hal ini sering kali membuat Anda melontarkan kata-kata negatif yang berpotensi menyakiti orang lain. Cobalah untuk membicarakan dengan orang tersebut secara perlahan soal ini, sehingga mereka bisa lebih tepat waktu.

Modifikasi Situasi
Terkadang ekspektasi akan suatu hal terlalu tinggi. Katakanlah Anda berharap seseorang terkasih menemani hari ulang tahun dan memberikan surprise. Sayangnya, orang tersebut justru melupakan hari penting itu.

Cobalah untuk mengubah situasi sesuai dengan kemampuanmu.

Misalnya jangan berharap kepada siapa pun akan memberikan surprise pada hari ulang tahun. Bisa juga mengkomunikasikan ke orang terdekat bahwa Anda akan berulang tahun. Namun, lebih tepatnya tidak berharap apapun karena bisa sangat mengecewakan.

Mengalihkan Fokus Perhatian
Cara mengelola emosi selanjutnya dengan mengalihkan fokus perhatian.

Katakanlah Anda sering kali merasa iri akan pencapaian orang-orang di sekitar, padahal pencapaian setiap orang berbeda-beda. Bahkan Anda tidak tahu apa yang sebenarnya sudah mereka perjuangkan untuk mencapainya.

Alihkan fokus pada diri Anda sendiri atau hal- hal positif. Misalnya fokus untuk meningkatkan value diri, sehingga lebih merasa percaya diri mencapai tujuan-tujuan hidup. Nikmati proses perjuangan ini agar Anda bisa merasakan bangga terhadap pencapaian diri.

Mengubah Mindset
Kecil kemungkinan Anda bisa mengubah situasi yang bisa membuat Anda emosi. Terkadang, saat itu terjadi justru terlalu fokus pada situasinya. Inilah yang menjadikan emosi tidak lagi bisa terbendung, yang memunculkan reaksi negatif, seperti berteriak.

Cara mengelola emosi ini bisa dengan mengubah mindset Anda ke arah yang positif.
Sangat mungkin bagi Anda mengendalikan diri sendiri, tetapi sulit bisa mengendalikan situasi dan respon orang lain. Jadi, yang perlu diubah adalah mindset Anda dalam menghadapi situasi, bukan situasinya.


FAQ

Apakah marah itu wajar?
Ya, marah merupakan reaksi emosional yang wajar, tetapi harus dikelola agar tidak merugikan diri sendiri atau orang lain.

Apa cara tercepat menenangkan emosi?
Coba tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk mengaktifkan sistem saraf relaksasi dan menurunkan intensitas emosi.

Kenapa penting mengubah mindset saat emosi?
Sebab, Anda tidak bisa mengontrol situasi, tetapi bisa mengontrol cara berpikir dan meresponnya.

Apakah mengalihkan perhatian, efektif meredakan emosi?
Tentu, mengalihkan fokus ke hal positif atau produktif bisa membantu meredakan emosi negatif secara signifikan.